0291 - 591137

admin@smkn2jpr.sch.id

Today :

SMKN 2 Jepara Gelar Dialog Forkopimda saat MPLS 2026, Ajak Pelajar Bangun Karakter dan Raih Prestasi Tinggi

RUBIKAN, S.Kom.

Jul. 13, 2026

SMK Negeri 2 Jepara menggelar “Dialog Forkopimda dengan Pelajar pada Masa MPLS,” sebagai bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026). Kegiatan berlangsung di aula utama SMKN 2 Jepara ini dibuka oleh Kepala SMKN 2 Jepara, Indria Mustika, S.Pd.,M,Pd.

Kegiatan yang diikuti seluruh peserta didik baru dan dihadiri segenap warga sekolah ini menjadi wadah pembekalan karakter, wawasan kebangsaan, serta motivasi bagi para pelajar untuk meraih prestasi.

Dialog menghadirkan jajaran Pemerintah Kabupaten Jepara, yakni Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Diyar Susanto yang mewakili Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar, Samiaji selaku Staf Ahli Bupati Jepara Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jepara Ony Sulistyawan.

Dalam sambutannya, Diyar Susanto menyampaikan pesan Wakil Bupati Jepara agar para peserta didik memanfaatkan masa sekolah untuk membentuk karakter, memperluas wawasan, dan mengembangkan potensi diri. Ia mengingatkan para pelajar untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai dengan tidak melakukan tindakan kekerasan maupun perundungan.

Menurutnya, setiap siswa harus menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Sebaliknya, pelajar didorong untuk mengisi masa sekolah dengan berbagai kegiatan yang positif, mengembangkan potensi diri, serta aktif mengikuti kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan dan pengalaman.

“Prestasi tidak hanya diukur dari nilai akademik. Sikap, kedisiplinan, perilaku yang baik, kemampuan bekerja sama, dan karakter yang kuat juga menjadi bekal penting untuk meraih kesuksesan di masa depan,” ujar Dian Susanto.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Jepara, Ony Sulistyawan, menekankan pentingnya membangun karakter kebangsaan sejak usia sekolah. Menurutnya, pelajar merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan menjadi generasi yang berintegritas, menghargai keberagaman, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan.

Disamping itu, Staf Ahli Bupati  Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Samiaji  berpesan agar selalu tekun sehingga menjadi siswa yang cerdas.

Artikel Terkait

Leave a Comment